Selasa, 09 Februari 2016

surat cinta untuk bidadariku

Assalamu’alaikum warokh matullohiwabarokatuh…..
Untuk calon istriku,     
Calon istriku,rasanya aneh sekali yah ketika aku menuliskan surat ini untukmu. Kita sama-sama belum pernah bertemu, tahu namamu apalagi melihat wajahmu. Saya pun tak tahu siapa, dimana dan bagaimana rupa dirimu itu. Tapi satu hal yang aku yakini bahwa kamu ada dan nyata dihadapanku.Calon istriku, sudah lama aku merindukan kehadiranmu. Telah lama aku menantimu dan terus mencarimu. Tetapi selama ini yang aku temui adalah mereka yang hanya singgah sesaat lalu pergi, dan bukan kau yang akan abadi disampingku seperti kehendak-Nya.
Calon istriku, engkau adalah belahan jiwaku, kekasihku, aku tak punya arti apa-apa tanpamu disisiku. Aku tak akan pernah bosan mencarimu. Saat ini, Dia masih saja menyembunyikanmu dariku. Akupun tahu, jodoh adalah suatu misteri yang telah Alloh tetapkan bagi hamba-Nya. Namun, aku yakin suatu saat kita pasti dipertemukan dalam situasi yang dianggap tepat oleh-Nya.
Calon istriku, jika saatnya Dia telah berkenan mempertemukan kita, aku akan menjagamu, di sampingmu selalu, sampai batas waktu yang tak ditentukan. Dan meskipun aku tak lebih hebat dari ayahmu dalam menjagamu. Aku tak segagah ia melindungi dirimu. Mempertahankanmu dari para pria yang menginginkanmu darinya, termasuk aku yang akhirnya ia percayakan aku sebagai penggantinya untuk menjagamu. Tapi sayang, percayalah, kaulah alasanku untuk belajar menjadi pria yang kuat. Pria yang rela walau harus sampai mati melindungimu, demi menjaga hatimu, kehormatanmu juga ragamu. Dinginnya malam sekalipun tak akan aku biarkan menggigit kulit indahmu sayang.Sayang, sungguh aku tahu wanita itu tercipta dari tulang rusuk pria yang paling bengkok. Maka tak akan kupaksa tuk luruskan engkau  hingga patah, dan tak akan pula kubiarkan engkau tetap bengkok. Islam yang akan selalu menuntunku bagaimana seharusnya aku memperlakukanmu.Sayang berjanjilah untukku, apabila tiba saatnya izrail memamerkan surga dan neraka dikedua sayapnya dihadapanku, jangan pernah berhenti kau bisikkan nama Alloh ditelingaku, jangan pernah kau lepas genggaman tanganku dan jangan dulu jatuhkan air matamu sebelum malaikat benar-benar mencabut ruh dari ragaku.
Sudah kubilang sayangku, apalah arti dunia jika aku melihat air matamu. Tenanglah kasih, batu nisan memang akan pisahkan dunia kita nanti, tapi dia tak akan mampu pisahkan cinta kita. Aku mencintaimu tak hanya di dunia. Semoga Alloh mengabulkan do’a di tiap sujudku, agar pernikahan kita tak hanya dilanggengkan di dunia, tapi juga diabadikan di taman surga-Nya…Amin ya Robbal Alamin.
Aku mencintaimu karena Alloh, bidadari surgaku……
Salam dariku,

Calon Suamimu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar