Assalamu’alaikum warokh matullohiwabarokatuh…..
Untuk
calon istriku,
Calon istriku,rasanya aneh sekali yah ketika aku
menuliskan surat ini untukmu. Kita sama-sama belum pernah bertemu, tahu namamu
apalagi melihat wajahmu. Saya pun tak tahu siapa, dimana dan bagaimana rupa
dirimu itu. Tapi satu hal yang aku yakini bahwa kamu ada dan nyata
dihadapanku.Calon istriku, sudah lama aku merindukan kehadiranmu. Telah lama
aku menantimu dan terus mencarimu. Tetapi selama ini yang aku temui adalah
mereka yang hanya singgah sesaat lalu pergi, dan bukan kau yang akan abadi
disampingku seperti kehendak-Nya.
Calon istriku, engkau adalah belahan jiwaku,
kekasihku, aku tak punya arti apa-apa tanpamu disisiku. Aku tak akan pernah
bosan mencarimu. Saat ini, Dia masih saja menyembunyikanmu dariku. Akupun tahu,
jodoh adalah suatu misteri yang telah Alloh tetapkan bagi hamba-Nya. Namun, aku
yakin suatu saat kita pasti dipertemukan dalam situasi yang dianggap tepat
oleh-Nya.
Calon istriku, jika saatnya Dia telah berkenan
mempertemukan kita, aku akan menjagamu, di sampingmu selalu, sampai batas waktu
yang tak ditentukan. Dan meskipun aku tak lebih hebat dari ayahmu dalam
menjagamu. Aku tak segagah ia melindungi dirimu. Mempertahankanmu dari para
pria yang menginginkanmu darinya, termasuk aku yang akhirnya ia percayakan aku
sebagai penggantinya untuk menjagamu. Tapi sayang, percayalah, kaulah alasanku
untuk belajar menjadi pria yang kuat. Pria yang rela walau harus sampai mati
melindungimu, demi menjaga hatimu, kehormatanmu juga ragamu. Dinginnya malam
sekalipun tak akan aku biarkan menggigit kulit indahmu sayang.Sayang, sungguh
aku tahu wanita itu tercipta dari tulang rusuk pria yang paling bengkok. Maka
tak akan kupaksa tuk luruskan engkau hingga
patah, dan tak akan pula kubiarkan engkau tetap bengkok. Islam yang akan selalu
menuntunku bagaimana seharusnya aku memperlakukanmu.Sayang berjanjilah untukku,
apabila tiba saatnya izrail memamerkan surga dan neraka dikedua sayapnya
dihadapanku, jangan pernah berhenti kau bisikkan nama Alloh ditelingaku, jangan
pernah kau lepas genggaman tanganku dan jangan dulu jatuhkan air matamu sebelum
malaikat benar-benar mencabut ruh dari ragaku.
Sudah kubilang sayangku, apalah arti dunia jika aku
melihat air matamu. Tenanglah kasih, batu nisan memang akan pisahkan dunia kita
nanti, tapi dia tak akan mampu pisahkan cinta kita. Aku mencintaimu tak hanya
di dunia. Semoga Alloh mengabulkan do’a di tiap sujudku, agar pernikahan kita
tak hanya dilanggengkan di dunia, tapi juga diabadikan di taman surga-Nya…Amin
ya Robbal Alamin.
Aku mencintaimu karena Alloh, bidadari surgaku……
Salam dariku,
Calon Suamimu